11 February 2013

Tekhnik Memotivasi Siswa

motivasi siswa

 

Bagaimana Guru Memotivasi Siswa


Memotivasi siswa adalah tugas berat bagi para guru. Setelah siswa mencapai usia tertentu, mereka tidak lagi merasa perlu untuk bersekolah, apalagi menikmatinya. Tanpa motivasi, proses KBM akan berjalan datar dan monoton. Lalu, bagaimana upaya Anda saat ini untuk memotivasi siswa?

Tekhnik memotivasi siswa


Kelas di mana Anda berada harus menjadi pengalaman yang menyenangkan untuk para siswa. Motivasi siswa akan mustahil muncul jika kelas Anda tidak memiliki suasana yang menyenangkan.
Bagaimana sikap Anda? Apakah Anda senang mengajar? Senang bahwa Anda berada di sana? Senang melihat para siswa? Tertarik tentang subjek atau kelas? Anda harus hangat, menarik, dan antusias tentang pekerjaan Anda. Anda harus muncul setiap hari dengan persiapan yang baik.
Apa kelas Anda terasa hening? seperti penjara? ruang kosong? Kelas Anda membutuhkan warna dan kegembiraan. Pasanglah tulisan-tulisan yang memotivasi. Pajang karya siswa. Anda perlu untuk memprovokasi siswa segera setelah mereka menginjakkan kaki di kelas Anda.
Membuat kelas menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar sebenarnya nyaris seperti sebuah pertempuran.
Siswa termotivasi dengan penghargaan. Siswa membutuhkan hadiah untuk belajar. Bukan hadiah uang atau permen tentunya. Itu mungkin efektif untuk menjadikan tugas siswa cepat selesai, tetapi tidak memotivasi untuk belajar nyata. Ingat, yang diharapkan adalah ingin memotivasi siswa dalam belajar, bukan sekedar menyelesaikan tugas.

Siswa memerlukan alasan untuk melakukan tugas. Beri mereka satu. Setiap guru harus datang dengan ini pada mereka sendiri. Jangan ada bantuan diberikan karena jika Anda tidak bisa memikirkan alasan untuk mengajarkan sesuatu, Anda tidak bisa memotivasi siswa.
Berikut adalah beberapa petunjuk bagaimana hal itu mempengaruhi mereka. Apakah itu membuat mereka menjadi manusia yanglebih baik? Pembelajar? Menghubungkannya dengan kehidupan mereka. Menghubungkannya dengan masa depan mereka. Menghubungkannya dengan ego mereka. Mengaitkannya dengan peristiwa saat ini. Anda tidak bisa hanya mengatakan, "karena."

Pujian juga efektif dan perlu dilakukan. Ini adalah hadiah yang Anda dapat berikan berkali-kali dan gratis. Menulis catatan pada kertas mereka. Katakanlah hal kepada mereka saat Anda berjalan di sekitar ruangan. Panggil orang dengan nama dan mendorong mereka. Masukan karya siswa di dinding. Taruh sepotong karya dari SEMUA siswa di berbagai kesempatan. Menelepon ke rumah dan memuji siswa pada orang tua mereka.

Jika siswa Anda memiliki alasan untuk mempelajari materi dan mendapatkan pujian dari Anda, itu benar-benar menjadi motivasi yang mereka butuhkan. Kedengarannya sederhana, tapi sulit. Pilih pembukaan Anda ke pelajaran sedemikian rupa sehingga membuat siswa ingin tahu lebih banyak. Mungkin terdengar konyol, tapi cerita bisa menjadi cara yang sangat efektif. Setelah siswa Anda ingin tahu lebih banyak, Anda telah membuat mereka ketagihan. Mereka termotivasi! Anda ingin siswa Anda pulang setiap hari dan berkata, "Tebak apa yang saya pelajari?"

Untuk memotivasi siswa, pertama adalah motivasilah Anda dan kelas Anda. Selanjutnya akan muncul alasan untuk belajar. Anda kemudian akan dapat membuat rasa ingin tahu tentang materi yang akan disampaikan.

1 comment:

  1. memang reward and punishment tetap merupakan unsur yang penting dalam pendidikan

    ReplyDelete

Silahkan tinggalkan jejak Anda di sini. Sedapat mungkin saya akan segera merespon balik. Terima kasih sudah berkunjung.

© 2011-2013 Matematrick. All rights reserved.
Template Simple. Powered by Blogger.